Recent Updates RSS Toggle Comment Threads | Keyboard Shortcuts

  • plentonk 8:56 pm on 8 March 2010 Permalink | Reply
    Tags: , bis malam, ngebut, , rem   

    Jakarta – Cirebon dengan Kondisi Rem 50% 

    Minggu 7 Maret 2010, Pintu Tol Jatibening Jakarta, 18.30, ketika itu saya berkempatan memilih untuk mencicipi keberanian pengemudi bis Jakarta – Cirebon, dengan klakson kapal yang besar di atapnya, lampu yang tidak terlalu terang, mesin tua, dengan ban belakangnya menggunakan vulkanisir, lengkap dengan tempat duduk yang sempit dan keras. Duduk tepat dibelakang pengemudi.

    Perjalanan dimulai dengan begitu sempurna, di jalan tol berjalur 4, kecepatan dipacu kisaran 100km/jam, mesinnya menjerit begitu keras, berlenggak lenggok laksana kapal laut menghindari ranjau ataupun karang, menempel kiri kanan kendaraan lain .. begitu menegangkan mungkin bagi orang yang terbiasa dengan kehidupan tenang, tapi tidak diperdulikan oleh penumpang yang sudah terlihat lelah dan memilih berdoa dan memejamkan mata sambil memikirkan kehangatan rumah.

    “Di darat Jayamahe”, di darat kita jaya, begitu semboyan bis menurut saya, ketika di tengah jalan, masih di tol, bis mencoba berhenti untuk mengambil penumpang dipinggiran jalan tol, ketika disadari rem-nya tidak berfungsi dengan baik, setelah dipacu 100km/jam dan mendadak menginjak rem, 1detik pertama respon bis terseok kekiri, detik berikutnya rem dilepas dan pengemudi mencoba menstabilkan bis, detik berikutnya rem di injak lagi dan pantat bis terseok kekanan, detik berikutnya rem dilepas lagi, stabil, detik berikutnya di injak lagi dan baru bisa berhenti ..

    Setelah itu bis dipacu lagi, dan dimulailah percakapan pengemudi, kondektur dan kernet, yang sayang dilakukan dalam bahasa daerah yang saya kurang pahami, yang intinya mereka sedang membicarakan tentang kampas rem .. nampaknya rem bis ini bermasalah .. sepanjang tol pengemudi menggerutu terus, tetapi bis tetap dipacu penuh ..

    keluar dari tol, barulah terasa beda, pengemudi terlihat lebih hati hati mengemudikan bisnya, tetap dengan mengomel, tetapi tidak lagi terlalu menempel kendaraan di depannya. Bis terasa bising, pengamen berlomba menjerit dengan seorang bayi, penjual tetap semangat berjaja, dan kernet yang berteriak teriak terus, sedangkan mesin berada didepan dan meraung keras ..

    Walupun rem tidak berfungsi baik, bis ini tetap berlari dengan penuh, meninggalkan bis bis malam, satu persatu di lewati, sambil sesekali mencoba mengerem mendadak ketika ada penumpang dipinggir jalan .. injak, lepas, injak, lepas, injak lepas, baru berhenti .. setiap ada perempatan perempatan kecil klaksonnya berteriak seperti berteriak “minggir, saya tidak bisa berhenti mendadak” ..

    berkali kali sepeda motor yang sedang menyeberang hampir tertabrak, karena bis ini memilih untuk tidak mencoba untuk mengerem .. bahkan beberapa kali pantat bis di depannya hampir dicium .. seorang penumpang pindah duduk agak kebelakang ..

    seorang ibu membawa anaknya naik, dan langsung duduk di kursi belakang kernet, dan kernetnya bilang
    “duduk di tengah aja bu”
    ibu itu “sini aja, kena angin”
    kernet “masuk aja buk, ketengah .. kosong kok”
    ibu itu “gak pa pa mas, sini aja”
    kernet “bukkkk (agak marah), ke tengah aja”
    ibuk itu dengan cemberut masuk ketengah ..

    tidak sadarkah ibu itu kalo bis ini remnya gak berfungsi dengan baik?

    seorang penjual makanan malah bertanya ke kernet “nge-rem-nya kok gak enak”
    kernet menjawab “rusak, remnya kering” (pake bahasa daerah, kurang mengerti, hanya kata2 itu yang tertangkap)

    penjual makanan tadi malam duduk di atas kap mesin dan mengobrol dengan pengemudinya .. dia bukannya takut malah melihat hal ini sebagai sebuah permainan yang indah ..

    lepas dari pertigaan indramayu, belok kanan, bis dipacu lebih gila lagi, karena terlihat bis saingannya ada didepan, suatu ketika ketika mencoba menyalip 2 buah bis, dengan brutalnya memaksa sebuah mobil dan becak (dari arah berlawanan) turun ke jalan, karena rem bis ini tidak cukup untuk menghentikan laju sehingga pengemudi memilih untuk memaksa kendaraan lain minggir ..

    aku hanya tersenyum .. menyenangkan :D

    mendekati tempatku turun, lewat dari sebuah lampu merah, posisi ada di kiri menempel bis merah (hayo apa), mendadak bis merah di depan kami lampu remnya menyala terang, pengemudi bis ku terkejut, mencoba mengerem tapi sudah dekat, terpaksa buang kanan, dan dari belakang terdengar jeritan klakson bis, ban bis kami sedikit menyenggol pembatas jalan di kanan, tapi bis selamat, dan kernet menyumpah serapah kepada bis merah setelah bisa kami lewati ..

    bis masi digenjot dengan semangat, kayaknya pengemudi lupa kalo remnya gak “makan” ..

    sudah dekat tempatku turu, bersiap dan “injak lepas injak lepas injak lepas”, bis agak berenti, aku lompat dan berteriak “terimakasih” ..

    terimakasih untuk pengalaman yang berharga tapi berbahaya ini :)
    pintu tol jati bening jakarta 18.30, pintu tol palimanan 22.58

     
  • plentonk 8:30 pm on 8 March 2010 Permalink | Reply
    Tags: , jalanan,   

    Nenek moyangku bangsa pemberani: Bis Di Indonesia 

    Hari minggu 7 Maret 2010 menunggu bis untuk kembali ke jogja di Pintu Tol Jatibening Jakarta, sambil mengamati bis baik bis kota maupun bis luar kota.

    Nenek moyang ku bangsa pelaut, begitu kita sering dengar tentang keberanian dan kemampuan nenek moyang kita di lautan, seperti juga slogan “Jalesveva Jayamahe”, di lautan kita jaya, sebuah seruan keberanian dan semangat Angkatan Laut TNI.  Nah, sambil menongkrong di jatibening itulah saya juga melihat bis bis di Indonesia terlihat seperti gerombolan kapal di lautan, tersebar banyak, menjadi andalan dalam transportasi darat.

    Jika di lautan kapal kapal Indonesia beserta pelautnya terkenal berani mengarungi lautan yang ganas dengan kapal yang terbatas peralatan, bis di Indonesia saya lihat juga mempunyai keberanian yang sama. Coba lihat banyak sekali bis yang terlihat sudah menyedihkan, mulai dari bodi yang terlihat reyot, lampu yang tidak terang, ban belakang vulkanisir (ban bekas tipis yang ditambahkan lapisan karet), mesin yang sudah tua, kampas rem palsu / kualitas 2 bahkan 3, tempat duduk yang sempit dan sudah rusak disana sini, hingga kualitas pengemudi yang muda atau kurang berpengalaman, asal jalan lah .. tidak pula perlu kita pikirkan emisi gas buang bis tersebut apakah sudah memenuhi standar (Euro 1/2/3) ..  bis bis ini dengan keberanian sempurna tetap berjuang mengarungi kepadatan jalanan, ber-zig-zag memacu kendaraannya, mencoba mengais penumpang sebanyak banyaknya, tanpa memperdulikan penumpang yang sudah lelah terhimpit bak ikan dalam kaleng tua ..

    Keberanian para pengemudi ini kemudian saya buktikan sendiri dengan menaiki sebuah bis tua yang boleh dibilang mempunyai mental yang sama dengan para pelaut kita mengarungi lautan yang ganas. Dengan keterbatasan lampu yang tidak terang, dan rem yang hanya berfungsi 50% sehingga membutuhkan jarak yang cukup lumayan untuk berhenti, pengemudi ini tetap dengan sempurnanya menginjak gas hingga kecepatan 100km/jam, dengan klakson kapalnya yang besar layaknya sebuah kapal di bunyikan setiap kali melewati simpang simpang di jalur pantai utara, sebuah peringatan bahwa maut mendekati anda dan lebih baik anda minggir.

    Nenek moyangku adalah bangsa pemberani, pengemudi bis adalah orang yang pemberani, tetapi apakah keberanian ini sebanding dengan nyawa penumpang yang dipertaruhkan? Banyak juga penumpang yang tidak peduli dengan nyawanya, seperti yang saya, yang malah memilih untuk duduk di paling depan dan ngobrol dengan pengemudinya, bukannya memilih untuk turun ketika mengetahui bahwa remnya tidak berfungsi dengan baik. Apakah sebuah keberanian juga jika awak bis mengakui kepada penumpangnya bahwa bis bermasalah dan lebih baik para penumpang berganti bis?

    Apakah keberanian kita sementara ini lebih karena alasan perut / uang / ekonomi? seperti nelayan yang nekat berlayar meski ombak mengganas dengan alasan kebutuhan ekonomi?

    Di darat kita jaya, dilautan kita jaya, karena uanglah semua jaya .. duh :(

    Baca cerita perjalanannya disini.

     
  • plentonk 3:19 pm on 4 March 2010 Permalink | Reply
    Tags: , ems, jualan di internet,   

    Panduan Ongkos Kirim ke luar negeri dengan EMS 

    Setelah sempat membuat tulisan panduan ongkos kirim ke luar negeri menggunakan Registered Air Mail, kali ini dibuat lagi panduan khusus untuk pengiriman menggunakan EMS. Ini juga karena harga EMS per Maret 2010 sudah naik, ini daftar yang terbaru.

    EMS ini layanan kirim yang 2x lebih cepat dari Registered Air Mail, dan harga lebih mahal 2x dari Registered Air Mail.

    Daftar harga EMS 1 (klik untuk perbesar)

    Daftar harga EMS 1 (klik untuk perbesar)

    Daftar harga EMS 2 (klik untuk perbesar)

    Daftar harga EMS 2 (klik untuk perbesar)

    Daftar harga EMS 3 (klik untuk perbesar)

    Daftar harga EMS 3 (klik untuk perbesar)

    Daftar harga EMS 4 (klik untuk perbesar)

    Daftar harga EMS 4 (klik untuk perbesar)

    Kenapa EMS? buat saya, jika anda berjualan di Ebay, pilihan pertama adalah jelas menggunakan Registered Air Mail, cukup aman dan ada tracking numbernya, sedang untuk EMS ini sendiri biasanya saya gunakan untuk pilihan kedua, jika pembeli ingin barangnya lebih cepat sampai.

    Rata rata waktu tempuh EMS ke Asia = 5 hari, ke Australia = 4 hari, ke Eropa = 8 hari, ke Amerika = 8 hari. Satuan hari disini menggunakan hari kerja.

    Oh ya, kalo kerepotan download file ini, datang saja ke kantor pos, terus minta fotocopy daftar harga EMS, seperti yang saya lakukan :)

    Jadi, silahkan menjadi importir ..

     
  • plentonk 11:51 am on 2 March 2010 Permalink | Reply
    Tags: 3g, hsdpa, modem internet, ruangmodem, sierra 885   

    Modem Internet USB HSDPA Sierra 885 

    Halo, saya mau membahas modem intenet ini, sebuah peralatan yang memungkin anda untuk koneksi internet.

    Modem Sierra 885

    Modem Sierra 885

    Spesifikasi: GSM / EDGE / HSDPA / 3G / HSUPA

    OS: Windows 7 / XP / Vista / 2000 / Mac OS

    Harga: Rp 500.000 – Rp 550.000

    Ulasanku tentang modem ini: modem ini pernah aku bandingkan dengan modem Huawei, dan sinyalnya lebih kuat, pernah juga aku coba di seorang pembeli yang rumahnya selatan ISI sewon sana, dan kalo dibandingkan dengan modem DLINK, sinyalnya lebih kuat nangkepnya. Dengan harga yang rata rata, bisa HSDPA dan HSUPA, maka modem ini selalu sarankan kalo ada temen ada yang mau beli modem buat internet berbasis GSM.

    Memang sih kalo masalah kecepatan tetap tergantung kepada kartu dan layanan yang dibeli, tetapi dari sisi perangkat kerasnya cukup mendukung juga. Drivernya mudah diinstal, mudah diatur dan sudah mendukung Windows 7 / vista / xp / 2000, juga ada driver buat komputer Apple Mac OS, nah kalo untuk setting di linux, saya juga baca sudah bisa. Kalo mau download softwarenya bisa klik disini.

    Kalo mau beli modem sierra 885 ini, bisa klik disini untuk melihat harganya. Toko Ruang Modem ini merupakan toko yang berjualan modem di Kota Medan Sumatera Utara, tempatnya dekat dengan kampus UniMed, kampus HKBP, kampus UMSU, dan AKPAR. Ada juga perdana kartu internet disana ..

     
  • plentonk 1:28 am on 11 February 2010 Permalink | Reply
    Tags: ecommerce, jualan online, , panduan, shipping, tarif kirim   

    Panduan Ongkos Kirim Ke Luar Negeri 

    Tahun ini Indonesia terikat perjanjian C-AFTA, dimana Indonesia, negara ASEAN dan China berjanji untuk membuat kemudahan dalam impor dan ekspor produk mereka. Dibalik kecaman, pro dan kontra, permohonan penundaan yang memperlihatkan ke-tidak-becus-an dan ke-pengecut-an negara ini ketika menghadapi suatu persoalan (rentang persiapan perjanjian ini 3 tahun lho), artikel kali ini memberikan daftar harga biaya kirim dari negara kita tercinta ini ke luar negeri.

    Tarif Kirim Barang Dari Indonesia Menggunakan Registered Air Mail

    Tarif Kirim Barang Dari Indonesia Menggunakan Registered Air Mail

    Jika anda berencana untuk berjualan di luar negeri, dengan skala kelas teri hingga setengah kakap, anda bisa menggunakan media internet sebagai tempat anda berjualan, untuk menjaring pembeli dari seluruh dunia, dan gambar diatas dapat dijadikan panduan sebagai daftar biaya kirim keluar negeri.

    Berikut beberapa pilihan untuk pengiriman barang ke luar negeri:

    1. Registered Air Mail (Kantor Pos Indonesia)

    - biaya: paling murah, tarif lihat gambar diatas
    (catatan: untuk pengiriman ke Australia, harga sama dengan Asia)
    - ada asuransi, tapi flat
    - jumlah value tidak dihitung / ditanyakan
    - ada perhitungan volume, maksudnya -> jika ukuran kotak paket kita ->
    (Panjang x Lebar x Tinggi) / 6000 = Y, dan Y ini lebih besar dari berat barang, maka Y ini yang dijadikan dasar berat barang.
    Contoh, kotak paket barang anda cuma 1/2kg, tapi ketika di hitung, misal ->
    panjang =  100cm, lebar= 10cm, tinggi=6cm, maka->
    (100×10x6) / 6000 = 1, maka berat paket anda bukan 1/2kg, tetapi 1 kg.
    - maksimal berat 2 kg
    - ada tracking number, jadi pembeli anda bisa mengecek perjalanan barang anda.
    - tarif biaya cukup flat, misal eropa dibuat hanya 1 harga, sehingga mudah untuk diingat.
    - waktu tiba lebih lama, untuk eropa atau US +/- 2 minggu

    2. EMS (Kantor Pos Indonesia)
    hampir sama dengan Registered Mail, tetapi ->
    - lebih mahal
    - lebih cepat, untuk eropa atau US +/- 1 minggu
    - maksimal berat barang 20kg

    3. UPS / DHL

    Beberapa hal yang perlu diperhatikan / pertanyaan yang sering muncul dari pengiriman barang ke luar negeri ->

    T: apa barang aman?
    J: hingga hari ini, sepengalaman saya, jika mengirim barang ke luar negeri, barang selalu aman. tetapi ingat, hal ini bukan berarti barang tidak bisa rusak, karena jika anda tidak mengemas dengan baik, kemungkinan barang rusak pasti ada.

    T: berapa biaya pengiriman ke luar negeri?
    J: silahkan lihat daftar kirim diatas, menggunakan Registered Air Mail itu paling murah, terus ada EMS, terus ada UPS / DHL. sebelum memasang tarif biaya kirim, pastikan anda sudah menghitung juga biaya pengemasan barang, misal butuh kayu atau tidak, butuh kotak yang bagus tidak, sehingga biaya kirim (ongkir) sudah termasuk pengemasan barang dengan baik.

    T: apakah ada biaya tambahan lain ketika mengirim barang ke luar negeri?
    J: di setiap negara biasanya memiliki “Duty Fee” atau biaya masuk, nah untuk ini anda harus jeli, karena tiap negara berbeda, tetapi rata2 untuk produk dengan value / nilai dibawah US$50 tidak terkena duty fee. tetapi anda juga harus cek ulang untuk barang barang tertentu, misal rokok, produk kosmetik, dan lain lain. Pastikan di perjanjian anda bahwa pembeli yang berkewajiban membayar sendiri duty fee.

    Ada lagi? silahkan hubungi saya langsung via email / ym / hp

    Semoga membantu,

     
    • rama 8:59 pm on 25 February 2010 Permalink

      waduh bro..Ini sangat Bermanfaat bgt buat gw…
      Kep Posting bro…
      Btw..ane butuh YM ente tuk Konsultasi nih…
      REPLY ASAP yah bro…
      Thank You!

    • plentonk 11:13 am on 2 March 2010 Permalink

      monggo .. ym saya di suplentonkjaya
      iya masi pemalas belom sempat bikin tulisan baru ..

c
compose new post
j
next post/next comment
k
previous post/previous comment
r
reply
e
edit
o
show/hide comments
t
go to top
l
go to login
h
show/hide help
esc
cancel