Ajisaka + Kamandaka + Bima: Serangan kereta terhadap bis / travel

bagikan ..Share on FacebookTweet about this on TwitterPin on PinterestShare on Google+Share on Tumblr

Pelan tapi pasti, kereta api bermain di level pendek pendek, dengan trayek yang makin kreatif, banyak memakan trayek bis / travel yang selama ini cukup gemuk.

Mari kita lihat, kejutan2 trayek baru yang keluar di tahun ini:

  1. kereta kamandaka: kelas ekonomi AC, harga tiket Rp 60.000, waktu tempuh cuma 5jam, purwokerto – tegal – pekalongan – semarang, bisa menjadi solusi yang males kena macet di jalan.
    Yang bakalan terganggu:

    • travel / shuttle semarang – magelang – purwokerto, seperti sumberalam / nusantara / transjaya, dengan harga 70rb, waktu tempuh rata2 6jam, tentu kuenya bakalan kegigit 🙂
    • bis bumel / patas semarang – magelang – purworejo – purwokerto, seperti santoso / sumberalam dll, bakalan berkurang juga
    • bis patas / ekonomi tegal – semarang
    • bis ekonomi purwokerto – tegal, seperti alvin langganan saya pagi2 buat ke tegal
  2. kereta ajisaka: kelas ekonomi ac, harga tiket 20rb, dari jogja – kutoarjo, setelah ada pramek + sriwedari, sekarang keluar ini, makin rapet dah persaingan
    kereta-api-ac-ekonomi-ajisaka-solo-jogja-purworejo-kutoarjo
  3. kereta bima: kelas eksekutif, sekarang dari jakarta – surabaya gubeng, lanjut ke malang, bisa jadi solusi buat yang males gajayana, kereta bima kelasnya lebih tinggi dari gajayana, larinya lebih kenceng 🙂 waktu tempuh sangat cepat kalo dibandingkan dengan bis 🙂

kereta-api-bima-dari-jakarta-surabaya-ke-malang

setelah beberapa kereta ekonomi ac yang banyak keluar di tahun 2013, kejutan PT KAI tidak pernah berhenti, semoga bis / travel / shuttle dapat bertahan, dan membuat strategi yang lebih bagus, sehingga tidak hanya bertahan, tetapi juga bersaing ketat dengan kereta.

Beratnya persaingan menurut saya karena beberapa faktor:
1. INFRAKSTRUKTUR, ini sangat menyebalkan, jalan darat begitu hancurnya, aspal dikorupsi jadi kayak kerupuk kena air langsung melempem

2. WAKTU, ini efek dari infrakstruktur jalan, tetapi juga ditambah dengan jatah solar 🙂

3. PERSEPSI / SUGESTI, bahwa jalanan itu lebih berbahaya daripada kereta, karena sering terjadi kecelakaan

ini semua jadi modal yang berat buat bis / shuttle / travel untuk bertahan dari persaingan dengan kereta api.

Sementara ini sih, sanutra travel masih bertahan punya trayek travel jogja – semarang / semarang – jogja, yang belum ada keretanya 🙂