Taksi motor di bandung: inovasi lagi

bagikan ..Share on FacebookTweet about this on TwitterPin on PinterestShare on Google+Share on Tumblr

sial!

begitu kata pertama ketika pagi ini aku menonton TV tentang berita adanya taksi motor di bandung. Bukan taksi motornya yang membuat aku menyumpah serapah, tetapi karena ide awal dari perusahaan itu dan bagaimana cara mereka memarketingnya.

ide usaha itu dari beberapa anak kuliah yang pak parkir tempat mereka dipecat karena suatu alasan, dan mereka kemudian membuat usaha taksi motor. Sedangkan untuk marketingnya mereka menggunakan media online (selain media konvensional seperti sms / telepon), yaitu twi**er dan fa***ook (kenapa aku mem”bintang”i kata ini? no more BL to them!) dan dari website mereka

sebuah ide kecil, sederhana, tetapi efektif!
kenapa sial buat aku? karena aku suka sekali mencari ide2 kreatif seperti ini, juga aku yakin ada ratusan orang diluar sana yang memiliki impian (best online start-up comes from dream) tetapi realisasi merupakan satu hal mimpi buruk :sigh:

Usaha seperti taksi motor ini aku yakin masih bakalan di lirik oleh para pemilik modal, karena masi terlihat bentuk fisiknya, berbeda dengan jenis start-up yang 100% online, banyak (ok, bukan banyak, tapi beberapa pemilik modal yang pernah kuhubungi terlalu bodoh untuk melihat uang yang tidak terlihat) pemilik modal yang memang tidak bisa melihat keuntungan dari sebuah usaha online impian / ide kreatif tentang membuat sebuah usaha online.

Permasalahan dari start-up (ini istilah ku yang mengacu kepada sebuah ide / impian membuat sebuah website dengan fungsi tertentu, bisa jualan, service, berita, dll) adalah cara membuat proposal yang memiliki perhitungan ROI (return of investment), saat ini aku juga masih kurang yakin dengan cara menghitungku, seperti juga aku pernah bertanya ke seorang dosen S2 di kampus UGM, dia juga bilang masih belum ada patokan pasti untuk cara menghitung ROI pada sebuah website start-up

ok, jadi jika anda punya ide start-up, siapkan mie instant yang banyak, dan alokasikan semua uang anda ke situ, dan kerjakan sendiri, coding ampe mati!

sial,