Archive for the ‘ November ’ Category

0
23
May

Chat Roullete ~ Berbincang dengan orang yang tidak dikenal & acak

Anda pernah mendengar nama ini?
chatroullete1 ini sebuah website sederhana, diluncurkan pada kisaran November 2009, yang memungkinkan anda “chat” menggunakan webcam dengan orang asing, ketika anda tiba di website itu secara acak anda akan ditemukan dengan pengguna lain2. Jika anda tidak sreg dengan teman ngobrol anda, anda tinggal klik untuk ganti “pasangan”, tentunya secara acak juga .. sesederhana itu :)

Chat Roullete ~ Berbincang dengan orang yang tidak dikenal & acak

Chat Roullete ~ Berbincang dengan orang yang tidak dikenal & acak3

Yang membuat aku kagum selain ide sederhana tapi keren ini adalah website ini lahir dari seorang anak umur 17 tahun, bernama Andrey Ternovskiy dari Rusia, dan menyebalkannya lagi website ini hanya dibuat dalam 2 hari, walaupun masih dalam versi awal memang, tetapi dengan waktu singkat itu ia membuat sesuatu yang (walaupun tidak pasti) menjanjikan di masa depan. Orangtua si Andrey ini memberikan investasi awal US$10.000 untuk pengembangan website, yang pada saat ini sudah (lebih dari) “balik modal” :) 4

Ok, mari kita bicara teknis,
website ini menggunakan Adobe Flash untuk menampilkan video dan mengakses webcam, kemudian menggunakan Flash Peer-To-Peer berbasis RTMP5, yang jalan menggunakan protokol UDP. Pemilihan RTMP ini sangat tepat karena akses antar peer (antar komputer pengguna) tidak perlu menggunakan bandwith dan sumberdaya dari server, karena RTMP memungkinkan akses langsung antar komputer.Kelemahan penggunaan RTMP adalah adanya blok pada beberapa server / router untuk protokol UDP6.

Efek sosial
saat si Andrey mengakses website dari kamar tidurnya, sekitar 1,5 juta pengguna dari seluruh dunia juga ikut mengakses chatroullete, dengan 89% laki laki, 49% orang Amerika dan 13% “perverts”78, serta ditemukan data banyak pengguna adalah “exhibit” dan juga kecenderungan untuk pornografi serta “onani online”9.

Yakin, anda harus mencobanya :)

========================

1Http://www.chatroullete.com

2http://en.wikipedia.org/wiki/Chatroulette

3http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/2/26/Chatroulette_screenshot_%28non-free%29.png

4http://www.spiegel.de/international/zeitgeist/0,1518,681817,00.html

5http://en.wikipedia.org/wiki/Real_Time_Messaging_Protocol

6http://forums.adobe.com/message/1064983#1064983

0
29
Nov

Digital Magazine: kolaborasi majalah untuk jualan onlin

No News is Bad News ~ gambar dari LP3Y

No News is Bad News ~ gambar dari LP3Y

Online, kemajuan teknologi ‘memaksa’ surat kabar cetak untuk beralih ke media baru ini, seiring semakin banyaknya pengguna yang memilih membaca berita melalui peralatan digital mereka seperti komputer, handphone ataupun e-reader. Beberapa surat kabar Indonesia juga sudah mulai men-digital-kan berita mereka melalui website (dan hanya beberapa yang sukses), dengan harapan bisa memenangkan pasar di dua dunia, offline dan online, atau bahkan hanya konsentrasi kepada online saja.

Banyak riset yang memberikan statistik betapa besarnya pasar pengguna online, untuk di Indonesia, seperti yang diberikan oleh LP3ES1, saat ini media cetak masih akan bertahan 10 hingga 15 tahun kedepan, tetapi untuk di (contoh) Amerika, pergeseran ini begitu besar, yang bahkan memaksa beberapa suratkabar cetak gugur. Saya belom menemukan statistik untuk pembaca online, tetapi ada sumber bagus tentang statistik pengguna online di New York Times2, dimana pengguna (pada tahun 2007) pengunjung website sebesar 13juta, sedangkan oplah cetak adalah 1juta, sehingga kita bisa lihat begitu besarnya pengguna online, walaupun hanya beberapa halaman saja yang dibaca, tetapi dengan statistik diatas dapat disimpulkan bahwa media online lebih banyak pengunjung (kesimpulan ini berdasarkan statistik diatas).

Lalu bagaimana dengan majalah? Seharusnya (ini asumsi) majalah pun memiliki permasalahan yang sama dengan suratkabar, yang menuntut mereka juga untuk memutar otak membuat terobosan dalam dunia online, tidak sekedar hanya membuat website, tetapi menguatkan fitur yang bisa digunakan untuk menjaring pengunjung.

Bulan ini ada informasi3 bahwa Time, People, Vanity Fair, Sports Illustrated, The New Yorker and Esquire sedang berusaha mengembangkan sebuah toko online seperti iTunes, yang menawarkan pembelian majalah digital secara online. Konsep ini berbeda dengan website standar, yang biasanya hanya menawarkan berita secara gratis, atau harus berlangganan per bulan (sebagai member). Konsep majalah ini (ini juga asumsi) seperti toko musik digital, dimana kita membayar per terbitan yang ingin kita download.

Pergeseran ini betul betul jadi tambang emas bagi para pengembang di bidang online, seperti web developer, web designer, internet marketing, web consultant, dan lain lain :) sudah seharusnya para pekerja dibidang ini memanfaatkan momen ini untuk mendulang emas, tidak hanya sekedar berkutat pada adsense / penjualan komputer / spamming / affiliate, tetapi juga harus mencoba menelurkan ide, walau harus mencontek dari luar negeri, selama itu cocok dan “khusus” untuk pasar Indonesia, kenapa tidak?

Oh ya, saya sedang menganalisa bagaimana perbandingan pendapatan untuk surat kabar online dan surat kabar cetak, segera setelah saya dapatkan datanya, akan saya publikasi.

1Menghitung (Sisa) Waktu Keberadaan Suratkabar, LP3Y, [http://www.lp3y.org/index.php?pilih=lihat&id=177]

2Publishing 2.0, [http://publishing2.com/2007/07/17/newspaper-online-vs-print-ad-revenue-the-10-problem/]

3Rival Magazine Publishers Plan to Launch iTunes for Magazines, ReadWriteWeb, [http://www.readwriteweb.com/archives/rival_magazine_publishers_plan_to_launch_an_itunes_for_magazines.php]

0
15
Nov

Dolly Parton di endorse IE

Ada video lucu tentang mbak Dolly Parton (bukan dolly fotografer yo), ketika dia menerangkan fitur webslice dari IE8 di video blognya. Sebenarnya gak lucu sih, karena dia serius banget nerangin tentang fitur terbaru dari IE8 ini, yang sebenarnya gak penting banget buat kita :) )

You’ve got to have Internet Explorer 8 to use webslices, shoot, I didn’t even know there was a 1 through 7.

he he he .. weleh kemana aja mbak ampek gak tau kalo ada 1 – 7 :) ) dan siap siap bakalan ampe 13an lebih deh … (kalo dihitung ama patch2nya) .. bahkan ada guyon “mbak ini seharusnya mencoba google chrome, cukup cepat untuk otak umur 63tahun” .. he he he sekasar itu … dan video itu ditutup dengan logo IE.

kurasa duit bayaran endorse dari MS cukuplah buat 3x operasi plastik lagi. ada yang mau ? (operasi plastiknya apa di-endorse IE? sing jelas tho)

sampun ..

0
15
Nov

Google Docs VS MS Office

GooGle

GooGle

Yooo .. Pentolan Google beberapa waktu yang lalu sesumbar bahwa Google Docs akan mengalahkan MS office dalam satu tahun.

Saat ini ms office emang rajanya aplikasi untuk pengolahan data perkantoran, dari anak kuliah sampe kantor swasta dan pemerintahan, dari yang bajakan sampe yang asli (tapi windowz nya tetep bajakan). Kalo nanti Docs keluar dan online dan ternyata bagus, kayaknya bakalan yang banyak juga yang pindah, seiring semakin banyaknya orang yang terkoneksi dengan internet.

Bayangkan sebuah solusi lengkap, dari bangun pagi, buka komputer, cek email gmail, download tugas dari teman dengan format google docs, ketik ulang pake google docs, cari tambahan data di mesin pencari google, copy paste, siap di print, kabari teman2 pake google wave, mandi, jangan lupa gosok gigi, cek barang dagangan di google base, liat pembayaran hasil jualan di google checkout, sambil cek apa ada pemasukan dari adsense, tidak lupa cek dulu feed temen di feedburner, terus nge-blog 2 artikel (copy paste lagi) di blogspot, browsingnya pake chrome, jalan jalan, foto2an, terus diupload ke picasa, kalo kesasar cek di maps, atau mengijinkan teman kita tahu kita dimana dari latitude, telpon temen pake talk, abis itu capek, upload video dulu ke youtube, terus buka orkut, berjejaring sosial, iseng iseng cari buku di google books, kalo bingung bahasanya tinggal pake google translate aja ..

dah, selesai .. semua udah lengkap ..

apa yang di siapkan oleh google ini disebut sebagai “Cloud Computing”, dimana kita tidak perlu tahu, tidak perlu mengurusi dan tidak perlu menyediakan peralatan atau sumber daya (baik hardware maupun software) untuk dapat menggunakan berbagai macam (hampir semua macam) fitur yang kita butuhkan di dunia digital ini. Mulai dari email, software perkantoran, jualan, pembayaran, iklan, telepon, video, foto, dll sudah disediakan dan tinggal digunakan. Cloud computing ini bagaikan sebuah sistem operasi, dimana kita hanya perlu memiliki sebuah browser + saluran internet, dan lengkap sudah semua kebutuhan kita.

yang mengerikan dari Cloud Computing ini (kalo kebaikannya banyak) adalah semua data kita, bisa dibilang seluruh kehidupan kita, dari percakapan kita, tulisan kita, teman kita, barang jualan kita, uang kita, ada di tangan penyedia Cloud Computing. Apa yang kita miliki saat ini secara digital direkam seluruhnya oleh “sesuatu”, dan dimiliki oleh “sesuatu”, yang mungkin suatu saat tidak bisa kita minta balik.

Ingat, “sesuatu” mengawasi kita :)