Archive for the ‘ Virus ’ Category

0
18
Feb

ARTAV: antivirus buatan 2 Pemuda dari Bojongsoang

Pernah mendengar daerah Bojongsoang?

dari namanya aja pasti pikiran anda ini daerah kampung di deket bojong gede atau daerah kampung jawa barat, dengan tanah merah nya yang kalo ujan pasti mengikat kaki kita + orang2nya yang masih bersarung di pagi hari dengan logat medok mereka

tetapi jumat tanggal 11 februari 2011 kemarin di ITB, 2 orang anak muda dari bojongsoang membuat gembira dan kagum hampir 600 orang yang menghadiri acara di gedung ITB. kedua orang itu bernama Arrival Dwi Sentosa (13) dan Taufik Aditya Utama (18), mereka berasal dari Bojongsoang, Bandung, Jawa Barat, mereka berdua memperkenalkan Artav (Arrival Taufik Antivirus), produk antivirus lokal yang bisa digunakan untuk menangkal virus lokal.

yang bikin takjub aku adalah si rival ini yang berkutat di pemrograman (sedang si taufik berkutat di desain), padahal umurnya baru 13tahun, heh sialan, pinter banget nih anak, kalo dibandingkan dengan saya yang udah berkepala 3 tapi masih juga gak apal kode php buat replace string, duh jauhnya ..

Artav bisa didownload di http://artav.indowebster.com/ARTAV/ARTAV%20Installer.exe sedangkan webnya ada di http://www.artav-antivirus.com/ .. kemudian jika anda lihat pada webnya, sudah 15 ribu orang yang “like this” di facebook mereka, keren juga ya .. saya sendiri memang tidak pernah menggunakan antivirus, semenjak pindah menggunakan Ubuntu 4 tahun yang lalu hingga saat ini tidak pernah merasa kalo kena virus :)

tidak ada komentar saya tentang program antivirus ARTAV ini, karena saya tidak mencobanya, tapi yang pasti, SALUT untuk kedua ANAK MUDA ini!!

0
21
Oct

Bagaimana membersihkan virus W32/SmallTroj.PUDN

Ini kali ke dua virus yang akan mempermainkan CDROM setelah kemunculan virus lainnya yakni [SmallTroj.QFBU]. Perbedaan yang mencolok adalah pada script yang dibuat untuk membuka CDROM. Pada virus SmallTroj.QFBU, script untuk membuka CDROM berada pada tubuh virus itu sendiri hal ini memberikan keuntungan yakni selama virus ini masih akif dimemori maka ia akan dengan leluasa untuk selalu membuka CD ROM tersebut, berbeda dengan virus SmallTroj.PUDN ini yang akan mengandalkan file lain dengan memanfaatkan file [C:\Windows\System32\WSCript.exe] dan tidak tergantung pada file induk untuk membuka CD ROM tersebut, tetapi dari hasil pengetesan hal ini tidak berjalan sesuai dengan yang diharapkan karena file script tersebut membutuhkan file pemicu lain untuk menjalankankan isi dari script tersebut, file pemicu inilah yang “mungkin” terlupakan atau dilupakan oleh sang pembuat virus. Apapun yang dilakukan oleh kedua virus ini yang jelas perbuatan ini sangat merugikan pengguna komputer apalagi bagi mereka yang awam. Ingin tahu apalagi yang akan dilakukan oleh virus SmallTroj.

Media Penyebaran

Flash Disk masih menjadi “primadona” untuk menyebarkan dirinya, begitupun yang dilakukan oleh SmallTroj dengan cara menyembunyikan file yang mempunyai ekstensi TXT dan DOC dan membuat file duplikat dengan ciri-ciri:

  • Menggunakan icon TXT, sehingga user beranggapan bahwa file asli telah di hapus
  • Mempunyai ekstensi TXT.exe [jika file yang disembunyikan mempunyai ekstensi TXT] dan DOC.exe [jika file yang disembunyikan mempunyai ekstensi DOC], ekstensi EXE ini akan disembunyikan
  • Mempunyai ukuran 41 KB

Cara membasmi SmallTroj.PUDN

  1. Nontaktifkan “System Restore” selama proses pembersihan
  2. Matikan proses virus yang aktif dimemori, untuk mempermudah dalam mematikan proses virus tersebut gunakan tools pengganti task manager seperti ProceeXP atau CurrProses.

Silahkan download tools CurrProses di alamat  berikut:
http://www.brothersoft.com/currprocess-download-32083.html

Setelah di download jalankan tools tersebut kemudian cari dan matikan proses virus yang aktif di memori. Matikan proses virus yang mempunyai icon TXT

  1. Fix registry Windows yang telah diubah/dibuat oleh SmallTroj.PUDN. Untuk mempercepat proses perbaikan ini silahkan salin script dibawah ini pada program Notepad kemudian simpan dengan nama [repair.inf]. Jalankan file tersebut dengan cara:
    1. Klik kanan [repair.inf]
    2. Klik [Install]

[Version]

Signature=”$Chicago$”

Provider=Vaksincom Oyee

[DefaultInstall]

AddReg=UnhookRegKey

DelReg=del

[UnhookRegKey]

HKLM, Software\CLASSES\batfile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”

HKLM, Software\CLASSES\comfile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”

HKLM, Software\CLASSES\exefile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”

HKLM, Software\CLASSES\piffile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”

HKLM, Software\CLASSES\regfile\shell\open\command,,,”regedit.exe “%1″”

HKLM, Software\CLASSES\scrfile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon, Shell,0, “Explorer.exe”

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\Hidden\NOHIDDEN, CheckedValue,0×00010001,2

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\Hidden\NOHIDDEN, DefaultValue,0×00010001,2

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\Hidden\SHOWALL, CheckedValue,0×00010001,1

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\Hidden\SHOWALL, DefaultValue,0×00010001,2

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\HideFileExt, UncheckedValue,0×00010001,0

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\HideFileExt,CheckedValue,0×00010001,1

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\HideFileExt,DefaultValue,0×00010001,1

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\SuperHidden, UncheckedValue,0×00010001,1

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\SuperHidden, UncheckedValue,0×00010001,1

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced, HideFileExt,0×00010001,0

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced, HideFileExt,0×00010001,1

HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Services\lanmanserver\parameters, AutoShareWks,0×00010001,0

HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Services\lanmanserver\parameters, AutoShareServer,0×00010001,0

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, NoDriveTypeAutoRun,0x000000ff,255

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\Explorer, NoDriveTypeAutoRun,0x000000ff,255

HKLM, SYSTEM\ControlSet001\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, “cmd.exe”

HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, “cmd.exe”

[del]

HKCU, Software\Microsoft\Internet Explorer\Main, Start Page

HKCU, Software\Microsoft\Internet Explorer\Main, Local Page

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\Explorer\Run

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, wmdrtl32_

HKCU, software\microsoft\windows\shellnoroam\MUICache, wmdrtl32_

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System,DisableRegistryTools

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System,DisableRegedit

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System,DisableCMD

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System,DisableTaskMgr

HKLM, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System,DisableTaskMgr

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer,NoFolderOptions

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer,NoRun

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer,NoFind

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\Explorer,ShowSuperHidden

HKLM, SOFTWARE\Policies\Microsoft\Windows NT\SystemRestore

HKCU, Software\Microsoft\Internet Explorer\Main, Window Title

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\Hidden, NOHIDDEN

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\Hidden, SHOWALL

  1. Hapus file virus yang mempunyai ciri-ciri
    1. Icon TXT
    2. Ukuran file 41 KB
    3. Ekstensi .TXT.EXE dan DOC.exe

Sebelum menghapus file tersebut, sebaiknya tampilkan terlebih dahulu file yang tersembunyi dengan melakukan perubahan pada Folder Options

Hapus juga file berikut:

  • c:\windows\wmdrtl32_.exe
  • c:\xMr. Jabluntz.exe [semua drive], x menunjukan karakter acak
  • c:\wmdrtl32_.vbs [semua drive]
  • C:\Windows\system32\wmdrtl32_.vbs
  • C:\autorun.inf [semua drive]
  • C:\Windows\System32\autorun.inf
  • C:\a_Video Hot.exe [semua drive]

Tampilkan file dengan ekstensi TXT dan DOC yang disembunyikan dengan cara : (lihat gambar 13)

  1. Klik menu [Start]
  2. Klik menu [Run]
  3. Pada dialog box RUN, ketik CMD
  4. Pada dos prompt, pindahkan kursor ke lokasi yang akan periksa, contohnya [C:\]
  5. Kemudian ketik perintah ATTRIB –s –h –r *.TXT /s /d [untuk menampilkan file txt] dan  ATTRIB –s –h –r *.DOC /s /d [Untuk menampilkan file dengan ekstensi *.DOC]

[Panduan oleh PT. Vaksincom]

0
12
Oct

W32/Alman alias I Love you Full Virus

9 Oktober 2009

W32/Alman (W32/Almanahe)
I Love you sharing FULL tanpa password

Kalau Mbah Surip bilang I Love You FULL, maka Alman juga akan bilang I Love You Full, khususnya bagi anda yang melakukan sharing folder di jaringan secara FULL Access (alias tanpa password). Virus jawara di Indonesia ini (nomor 2 paling banyak menyebar menurut statistik malware Vaksincom Agustus 2009) mengincar semua folder di jaringan yang dishare secara full tanpa password.Jika sebelumnya kita disibukkan dengan penyebaran virus lokal sehingga terlena dengan virus racikan mancanegara, kini tengah santer menyebar virus yang dapat menginjeksi semua file yang mempunyai ekstensi EXE. Virus ini dapat menyebar dengan cepat melalui jaringan dengan memanfaatkan folder yang mempunyai share “Full” dan memanfaatkan “Default Share” [C$/D$/ADMIN$] selain itu virus ini juga akan menyebar dengan memanfaatkan Flash Disk dengan menginjeksi semua file EXE yang ada dan membuat file [boot.exe] dan [autorun.inf] yang berfungsi agar dirinya dapat aktif secara otomatis setiap kali user mengakses Flash Disk. Agar tidak diketahui user kedua file ini akan di sembunyikan. Virus ini akan berusaha untuk menginfeksi file yang mempunyai ekstensi EXE.

Donwload obatnya di http://www.norman.com/support/support_tools/58732/en-us

Info dari PT. Vaksincom

Comments Off
21
Dec

RPC Dcom part III, Conficker mengganas di Indonesia

RPC Dcom part III, Conficker mengganas di Indonesia       17 Desember 2008

Generic Host Process (GHP) error

Dunia virus sebenarnya mirip dengan Indonesia Idol, dimana banyak orang yang ingin menjadi Idol, tetapi pada akhirnya hanya segelintir yang mampu mencapai puncak ketenaran. Demikian pula dengan virus, setiap hari ribuan virus baru di sebarkan diseluruh dunia, tetapi hanya beberapa yang mampu menyebarkan dirinya dengan sukses dan menginfeksi ribuan sampai jutaan komputer di seluruh dunia. Ada apa dibalik kesuksesan penyebaran virus ? Pertanyaan yang sama dapat ditanyakan pada Delon atau Mike, apa sih yang ada dibalik keberhasilan mereka ? Apakah karena paling tinggi oktaf suaranya, paling tampan / cantik atau ada faktor lainnya ? Soal suara, memang harus ada standar minimal kemampuan vokal untuk masuk Idol, tetapi seperti kata Simon Cowell tidak menjadi jaminan bahwa pemenang Idol adalah peserta dengan suara paling indah. Karena pemenang Idol bukan kontes vokal melainkan kontes popularitas. Jadi yang menang adalah yang paling populer :) . Disini faktor luck / keberuntungan juga berperan dan ini di luar kontrol peserta. Kembali lagi ke virus, hal yang mirip2 juga terjadi. Virus yang berhasil menyebar dengan sukses bukan virus paling ganas atau paling rumit, melainkan virus yang paling populer. Dalam konteks penyebaran virus, virus akan menjadi populer jika ia mampu “membuat” dirinya diaktifkan di sebanyak mungkin komputer. Caranya adalah dengan mengeksploitasi celah keamanan, memanfaatkan kelemahan sistem yang ada dan terakhir yang menjadi keahlian pembuat virus lokal, rekayasa sosial.

Hal yang sama juga kita temui pada dua virus mancanegara yang sama-sama jagoan. Mengeksploitasi celah keamanan yang sama, codingnya sama-sama rumit dan dibuat dengan tingkat ketrampilan pemrograman tinggi, bahkan yang pertama diluncurkan lebih dahulu. Tetapi nyatanya virus pertama saat ini kalah populer dengan virus kedua, hanya karena ia tidak memanfaatkan penyebaran melalui jaringan lokal juga dan mengandalkan internet saja untuk menyebarkan dirinya. Kedua virus yang sedang wara wiri di internet saat ini adalah Gimmiv yang saat ini penyebarannya menurun dan dikalahkan oleh virus pendatang baru Conficker atau juga dikenal dengan nama Downadup. Kedua virus ini mengeksploitasi celah keamanan RPC Dcom.

Pada awalnya, patch RPC Dcom yang pertama di release pada bulan Agustus 2003 khusus untuk menghadapi serangan virus Lovsan atau lebih terkenal dengan nama Blaster. Patch RPC Dcom dengan kode MS03-039 awal tersedia di http://support.microsoft.com/kb/824146 dan secara efektif berhasil menghalau dan menghentikan virus Blaster. Dan ini rupanya bukan akhir cerita eksploitasi RPC Dcom karena pada April 2004 Microsoft kembali mengeluarkan patch MS04-012 http://www.microsoft.com/technet/security/bulletin/ms04-012.mspx karena ada beberapa spyware yang diketahui mengeksploitasi celah keamanan ini seperti W32/Rbot.AWJ. Hebatnya lagi, Rbot.AWJ rupanya tidak hanya mengeksploitasi celah keamanan MS04-012 tetapi segambreng celah keamanan lain seperti MS04-011 (LSASS), MS03-007 (WebDav), MS04-011, CAN-2003-0719 (IIS5SSL), MS01-059 (UPNP), CAN-2003-1030 (Dameware Mini Remote Control), MS04-007 (ASN.1), MS05-039 (PNP). Setelah dua kali dieksploitasi, tahun 2008 ini celah keamanan RPC Dcom kembali di “oprek” dan dieksploitasi dengan cara lain sehingga Microsoft buru-buru mengeluarkan tambalan / patch MS08-067 http://www.microsoft.com/technet/security/Bulletin/MS08-067.mspx.

Seberapa parah celah keamanan RPC Dcom part III ini ?

Jika anda pemain game komputer, berbeda dengan film-film Hollywood yang umumnya sekuelnya kalah sukses dengan film pertamanya. Game komputer dengan seri makin tinggi pada umumnya makin canggih dan makin menarik perhatian gamer dan selalu berhasil mengalahkan game pertamanya. Contohnya adalah game Warcraft III yang jelas lebih bagus dari Warcraft I, atau Civilization IV yang tentu lebih menyenangkan dimainkan ketimbang Civilization I dst. Celakanya, celah keamanan RPC Dcom ini juga mengikuti jejak game komputer. Tidak seperti celah keamanan RPC Dcom awal, celah keamanan RPC Dcom part III ini bukan saja mampu mengeksploitasi celah keamanan di Windows XP Service Pack 3 dan Windows Server 2003 Service Pack 2, tetapi Windows Vista dan Windows Server 2008 juga rentan terhadap ancamana celah keamanan ini. Bahkan gilanya Windows 7 Pre Beta juga rentan terhadap eksploitasi celah keamanan RPC Dcom III ini.

Untuk detailnya silahkan lihat daftar OS-OS yang rentan terhadap serangan virus Conficker yang mengeksploitasi celah keamanan RPC Dcom III :

Operating System

Service Pack

Severity Rating

Windows 2000

SP 4

Critical

Windows XP – 32 bit

SP 3

Critical

Windows XP – 64 bit

SP 2

Critical

Windows Server 2003

SP 3

Critical

Windows Server 2003 – 64 bit

SP 2

Critical

Windows Vista

SP 1

Important

Windows Vista – 64 bit

SP 1

Important

Windows Server 2008 – 32 bit

Important

Windows Server 2008 – 32 bit

Important

Keterangan :

· Severity Rating Critical artinya virus mampu menyebarkan dirinya secara otomatis tanpa dapat di cegah oleh pengguna komputer.

· Severity Rating Important artinya ada persetujuan yang perlu diberikan user dengan mengklik sesuatu. Dalam Vista bentuknya adalah Pop up User Account Control.

Jika kita perhatikan, Windows Vista dan Windows Server 2008 relatif lebih aman terhadap eksploitasi celah keamanan RPC Dcom 3 ini dibandingkan Windows XP, Windows Server 2003 dan Windows 2000. Tetapi hal ini bukan menunjukkan bahwa Vista dan Server 2008 tidak dapat di eksploitasi. Yang membedakan “hanya” satu pop up yang pada Windows Vista dinamakan User Account Control (UAC). Seperti kita ketahui, mayoritas pengguna Windows yang awam akan cenderung mengklik tombol [Continue] [Ok] [Yes] [I Agree] dibandingkan [Cancel] [No] tanpa berpikir panjang. Apalagi jika Pop up UAC ini muncul terus menerus jika di klik [Cancel] dan mengganggu aktivitasnya, kemungkinan besar supaya Pop Up UAC tidak muncul lagi pengguna komputer pada akhirnya akan memilih mengklik [Continue] yang akan menjalankan virus ini di komputernya.

Ciri komputer / jaringan terserang Conficker

Jika mendadak komputer anda mendapatkan pesan Generic Host Process (GHP) Error dan setelah itu koneksi internet dari komputer tersebut mati, maka kemungkinan besar jaringan komputer anda sudah tercemar oleh Conficker. Penyebabnya bukanlah komputer yang menampilkan pesan GHP error tersebut, melainkan karena (minimal) salah satu komputer di jaringan anda sudah terinfeksi Conficker dan secara otomatis melakukan scanning ke jaringan lokal dan menyebarkan dirinya ke semua komputer yang rentan atau belum di patch MS 06-037.

Jika ada komputer yang berhasil di infeksi, maka Conficker akan melakukan beberapa rutin canggih yang membuat geleng-geleng kepala antara lain :

1. Melumpuhkan System Restore.

Conficker akan melumpuhkan System Restore dengan cara mereset “Restore Point” guna mencegah korbannya membasmi virus ini dengan mengembalikan Restore Point. System Restore adalah fasilitas “Mesin Waktu” yang tersedia di beberapa OS Windows seperti ME, XP dan Vista yang berfungsi sebagai backup system OS dan dapat membantu mengembalikan setting komputer pada keadaan normal jika suatu saat terjadi kesalahan instal program yang tidak diingini ataupun karena terinfeksi virus.

2. Membuat HTTP Server.

Conficker akan membuka port random antara 1024 s/d 10.000 dan menjalankan fungsi sebagai web server (HTTP server) bagi jaringan lokal. Jika ada komputer di jaringan yang memiliki celah keamanan RPC Dcom 3 yang belum di patch, maka ia akan mencoba menyerang dan jka berhasil maka komputer korbannya akan mendownload ke HTTP server yang dibuat tadi untuk mendownload file virus dan menjalankannya. Selain itu, dalam aksinya ini Conficker menyebabkan matinya Internet connection Sharing.

3. Melakukan patch pada komputer korbannya.

Setelah berhasil menginfeksi komputer korbannya, Conficker akan melakukan patching pada komputer korbannya, jangan berterimakasih dulu kepada virus ini. Tujuannya melakukan patch adalah untuk mencegah infeksi ulang yang malahan akan mengakibatkan komputer tidak stabil sehingga tidak bisa mencari korban baru.

4. Download File untuk update dirinya.

Conficker meniru antivirus akan berusaha mendownload file (kemungkinan updatenya di masa depan) ke beberapa website yang telah disiapkan daftarnya (250 domain) dengan tujuan mempersulit vendor antivirus untuk memblok domain-domain update tersebut satu persatu. Domain-domain tersebut antara lain :

1) pdmqxeumc.info

2) fntkbzdcdpp.net

3) clhosan.biz

4) dynppafxww.biz

5) rnsnpgtql.org

6) ubuwka.biz

7) nbykxprbx.biz

8) lgjse.info

9) sqyjtz.biz

10) qrmbw.info

11) jlopa.net

12) pisaonnpht.info

13) zdimkl.org

14) jbaporuw.biz

15) tzjxlmwzwr.com

16) jlispc.org

17) xxzynv.com

18) obzueobl.org

19) tsmaeeil.info

20) mpqqqnp.com

21) cxqlmwgp.com

22) pdesl.com

23) wfgpaosz.org

24) bwssb.info

25) cupgw.biz

26) hdunbnus.org

27) pijtber.org

28) gcqnhcxkubp.com

29) dpdszcxxw.net

30) osbeaescr.biz

31) yeszvf.com

32) hhdecyyznvj.info

33) rncviqzt.info

34) yvwhkimeub.com

35) zhmpqdetg.net

36) ixdrqyfm.info

37) ohnviuwnuf.biz

38) hxbrrbnrdet.net

39) zbuqkgqoeg.info

40) mgroq.info

41) tagumbpqa.com

42) hfhlitaauh.com

43) mawsezpa.com

44) gbqxdo.com

45) ihkifipkob.com

46) lxlwjany.info

47) rmzchhf.info

48) ubtyckmg.com

49) hohwolepnvb.net

50) xmirfew.com

51) espvtm.net

52) wrmfc.com

53) pkxsngzrc.com

54) qfszswn.com

55) oepsmq.info

56) timpsb.com

57) saewkwhy.info

58) hdbvwlhmy.info

59) atffhfyr.info

60) ixukyfoyarg.com

61) nbgsq.info

62) yxgoqcg.biz

63) hfpmgvkimks.net

64) yezzqntd.org

65) obopljobg.org

66) lrfyqneanck.org

67) xdofi.com

68) gxxromkhtx.org

69) fpabgx.info

70) aihbjawqll.info

71) yxljmzxmbm.com

72) gxoli.com

73) uswsaki.info

74) rofuirvnkq.info

75) ybgxlz.com

76) ttbcb.info

77) nguxos.net

78) ybjmfmlzxf.org

79)