Archive for the ‘ TEU603 Teknik Komputer Interaktif ’ Category

0
13
Jan

Search Engine Optimization: Apa, Bagaimana, Mengapa, Kapan, Dimana?

Optimasi mesin pencari  (Search engine optimization )
Adalah proses untuk meningkatkan volume / lalulintas (traffic) pengunjung dari mesin pencari (search engine) ke situs anda[1]. Pengunjung dari mesin pencari sering disebut sebagai pengunjung “organik”, bukan dari pengunjung melalui affiliate / viral / bookmarking / pemasaran offline[2]

Bagaimana manusia mencari informasi secara online[3]

Mari kita lihat ilustrasi dibawah ini

“anda sedang dirumah, ada internet, hawa sedang panas dan lemari es anda rusak, anda coba sms teman2 anda menanyakan dimana tempat reparasi lemari es, tetapi teman2 anda tidak tahu, dan anda tidak berlangganan koran, dan anda terlalu malas untuk keluar rumah, jadi anda mencoba untuk mencari informasi reparasi lemari es di internet”

maka berikut ini yang anda lakukan

  1. anda membuka mesin pencari (kita beri contoh google.com) memasukkan beberapa kata kunci,
  2. Contoh Pencarian Kata Kunci

    Contoh Pencarian Kata Kunci

  3. anda memilih dari hasil informasi yang diberikan oleh mesin pencari (snippet), mana yang sesuai dengan keinginan anda
  4. beberapa kali anda akan mencoba untuk mengganti “kata kunci” jika belum puas
  5. ketika anda melihat ada situs yang dirasa sesuai, anda klik
  6. anda mengharapkan mendapatkan informasi yang sesuai dari situs (landing page)[4] yang dituju / yang anda klik

Lalu kenapa seo?

dengan seo diharapkan dapat menjaring pengunjung berdasarkan “kata kunci” yang dicari pengunjung di mesin pencari, sehingga para pemilik situs berlomba untuk menampilkan situsnya pada halaman pertama atau pencarian teratas di mesin pencari (SERP).

gambar hasil pencarian (dengan % klik)[5]

dari gambar diatas bisa kita lihat, bahwa presentasi orang yang memilih (klik) situs dari hasil pencarian akan lebih besar untuk daftar yang paling atas, sehingga semakin atas posisi situs anda, maka semakin besar kemungkinan situs anda dikunjungi.

Apa itu SERP (Search engine results page)[6]

Adalah halaman hasil pencarian yang berisi daftar situs yang berkaitan dengan kata kunci pencarian, dan disusun urut berdasarkan relevansi dan level situs

Beberapa hasil penelitian tentang pola pembaca online

F-Shaped Pattern[7]

F-Shape Pattern

F-Shape Pattern

Dari pola ini terlihat bahwa pembaca online kebanyakan hanya membaca pada bagian teratas saja.

Presentasi klik pada SERP [8]

Bisa kita lihat presentasi pilihan pengunjung.

Klik pada halaman SERP[9]

SERP

SERP

Bagaimana mesin pencari menentukan SERP

Mari kita lihat dulu cara kerja mesin pencari[10]

Bagaimana search engine bekerja

Bagaimana search engine bekerja

gambar cara kerja mesin pencari[11]

Faktor SERP[12]

a)      Domain situs

  1. - umur
  2. - kata kunci yang terkandung
  3. - geo target (lokasi ip domain yang menentukan lokasi pengunjung)

b)      Server situs

  1. - geo target

c)      Struktur situs

  1. - struktur url / permalink
  2. - struktur html
  3. - semantik

d)      Konten / isi situs

  1. - bahasa
  2. - unik
  3. - informasi

- keterkaitan isi dengan situs (konteks)

e)      Kata kunci

  1. - di judul
  2. - kesesuaian dengan situs
  3. - kesesuaian dengan isi
  4. - penguat (bold / italic / heading)

f)        Tautan keluar / outbound link

  1. - tautan ke situs yang buruk (porno)
  2. - jumlah tautan pada setiap halaman
  3. - tautan halaman 404 (halaman tidak ditemukan)

g)      Tautan masuk / inbound link / backlink

  1. - kesesuaian tautan
  2. - kualitas tautan
  3. - pagerank

h)      Pengunjung

  1. - jumlah pengunjung
  2. - geo-visitor, pengunjung dari daerah yang sama
  3. - bouncing rate, pengunjung hanya lewat

i)        Penalti / manipulasi

  1. - membeli tautan
  2. - kata kunci berlebihan
  3. - teks tersembunyi
  4. - konten yang dobel / plagiat

j)        Faktor situs

  1. - sitemap
  2. - robots.txt
  3. - frekuensi update isi

Bagaimana cara untuk seo / bagaimana cara optimasi mesin pencari?

Ada banyak cara, berikut beberapa cara

- isi (konten)

- niche

- backlink

- bookmarking / social networking  / viral traffic

- offline

ISI

Konsentrasi kepada isi dari situs anda,

- menulis dengan baik, tidak ada salah eja, tidak ada kata kotor, memperbanyak kata kunci dalam tulisan

- tidak duplicate content / double content / plagiat

- menulis tema yang sedang tren / sedang hangat

NICHE[13]

berkonsentrasi pada satu tema yang khusus, daripada tema yang umum, mari kita lihat contoh dibawah ini,

tema umum: handphone

tema lebih khusus / niche: review handphone

tema super khusus/ super niche: review handphone gsm

Contoh Niche 1

Contoh Niche 1

Contoh Niche 2

Contoh Niche 2

Contoh Niche 3

Contoh Niche 3

BACKLINK[14]

tautan yang datang dari situs lain ke situs anda, sering disebut sebagai inbound link.

Berikut bisa anda lihat beberapa macam model backlink

backlink model

backlink model

Berbagai macam model backlink ini ada (salah satunya) sebagai teknik atau strategi meningkatkan pagerank.

PAGERANK[15]

Merupakan algoritma analisa tautan, yang digunakan oleh Google untuk memberi “nilai” pada setiap situs. Semakin tinggi nilai pagerank dari sebuah situs, maka semakin baguslah SERP dari situs tersebut.

Google PageRank Explained

Google PageRank Explained

BOOKMARKING / SOCIAL NETWORKING / VIRAL MARKETING[16]

mengenalkan situs melalui jejaring sosial, semisal facebook

OFFLINE

mengenalkan situs melalui iklan di koran cetak / televisi / media iklan offline lainnya

BLACK HAT SEO

black hat adalah cara curang seo, ada banyak cara untuk black hat, contohnya:

- membeli tautan (buy link)

- domain forged

- mengambil isi situs orang lain dan menjadikannya sebagai isi dari situs sendiri (copy paste / raw rewrite content / copy scrape / plagiat / auto post / auto pilot )

- membangun jaringan situs untuk membuat tautan satu arah (linkfarm)

- membuat komen sampah (spam comment)

- dll

Kenapa orang melakukan seo?

banyak alasan, tetapi kebanyakan alasan adalah untuk menunjukkan produknya, agar produknya mudah ditemukan di internet. Situs berjualan online adalah salah satu situs yang perlu melakukan seo, disamping banyak juga situs yang berkonsentrasi di seo untuk menangkap ‘keuntungan’ melalui iklan (ppc, referal, affiliate, dll), sehingga banyak muncul situs yang disebut MFA (Made for AdSense / Made for Ads)[17].

Penutup

SEO adalah cara untuk meningkatkan kemungkinan pengunjung datang ke situs kita, tetapi harus tetap diingat, pengunjung online tidak hanya datang dari mesin pencari, tetapi juga dari marketing viral(19) dan juga dari promosi mulut ke mulut maupun promosi menggunakan media offline. Ingat, anda tetap bisa melakukan seo tanpa menghabiskan energi dengan hanya berpegang teguh kepada kekuatan isi situs anda, Pengunjung akan kembali ke situs anda jika mereka puas dan percaya kepada informasi yang anda berikan.

siapa yang akan menang dan menjadi pertama di SERP?


[1] “The Basics of Search Engine Optimisation”. David Burdon. June 2005. Simply Clicks.

[2] “Search engine optimization”. [http://en.wikipedia.org/wiki/Search_engine_optimization]

[3] “The Psychology of search”.[http://www.bgtheory.com/blog/the-psychology-of-search/]

[4] “Landing Page”. wikipedia. [http://en.wikipedia.org/wiki/Landing_page]

[5] “The Relationship between Targeted Traffic and SERP Position”. [http://www.lilengine.com/grow/the-relationship-between-targeted-traffic-and-serp-position-1502/]

[6] “Search engine results page”. [http://en.wikipedia.org/wiki/Serp]

[7] “F-Shaped Pattern For Reading Web Content”. [http://www.useit.com/alertbox/reading_pattern.html]

[8] “The Relationship between Targeted Traffic and SERP Position”. [http://www.lilengine.com/grow/the-relationship-between-targeted-traffic-and-serp-position-1502/]

[9] “Click-Through Rates in the SERPs – What Are the Real Numbers?” [http://www.seomoz.org/blog/clickthrough-rates-in-the-serps-what-are-the-real-numbers]

[10] “How Google Search Engine Works! Explained In Simple English”. [http://www.clickonf5.org/google/google-search-engine-made-simple]

[11] “Technology Overview”. [http://www.google.com/corporate/tech.html]

[12] “Let’s Try to Find All 200 Parameters in Google Algorithm”.  [http://www.searchenginejournal.com/200-parameters-in-google-algorithm/15457/]

[13] “Niche market”. [http://en.wikipedia.org/wiki/Niche_market]

[14] “Backlink”. [http://en.wikipedia.org/wiki/Backlink]

[15] “Pagerank”. [http://en.wikipedia.org/wiki/Pagerank]

[16] “Viral Marketing”. [http://en.wikipedia.org/wiki/Viral_marketing]

[17] “Made for AdSense”. [http://en.wikipedia.org/wiki/Scraper_site#Made_for_AdSense]

0
9
Dec

Interaksi penguna dan (hasil) pembuat (desainer) melalui komputer

Ini judul yang disarankan oleh dosen ku dikelas, ketika kami belajar tentang Interaksi Manusia dan Komputer. Judul diatas menurut dia lebih tepat untuk menggantikan IMK (interaksi manusia dan komputer), karena sebenarnya (menurut pak dosen) hubungan yang terjadi (tidak hanya) antara manusia dengan komputer, tetapi lebih detil lagi antara pengguna (pengunjung, pengguna, anggota dll) dengan (hasil) desainer yang melalui komputer sebagai medianya.

Dengan konsep ini, diharapkan pembuat berpikir lebih luas, keluar dari kotak, lebih menitikberatkan kepada konsep penjual dan pembeli, pemilik dan pengguna, pemberi layanan dan pengguna layanan. Konsep ini kemudian membuat pengguna sebagai target “hasil” pembuat puas dan menyukai apa yang ditawarkan oleh “pembuat”. Konsep ini disebut bisa disebut “user friendly” (ramah pengguna), tetapi jika kita berbicara tentang situs (website) / internet dan atau online, maka kita harus lebih mengkhususkan konsep ini menjadi “reader friendly” (ramah pembaca), karena dalam dunia situs, pengguna dianggap sebagai pembaca, yang mempunyai banyak pilihan bacaan, dan akan mudah sekali pindah ke situs yang lain jika tidak puas dengan apa yang ditawarkan.

Interaksi ini kemudian dilakukan dalam bentuk dialog, bisa dalam bentuk halaman situs, widget (apa sih ini padanannya?), atau lainnya, yang merupakan interaksi antara pembuat (melalui hasilnya) dengan pengguna (atau pembaca), dengan segala fitur fiturnya yang disediakan, dan memiliki suatu tujuan tertentu (pengguna membeli produk, pengguna mau membayar keanggotaan, pengguna mau membaca dll)

Sebuah sistem (hasil karya desainer) alangkah baiknya jika mempunyai beberapa sifat seperti ->

- luwes
- semudah mungkin
- konsistensi (theme, font, dll)
- umpan balik (fitur komentar, form kritik, via email, dll)
- kontrol (navigasi dll)

Poinnya adalah bagaimana membuat sebuah aplikasi / fitur / situs dapat menyampaikan informasi yang diinginkan kepada pengguna.

ok?

0
7
Oct

Human Information Processing

Definisi:

Proses Informasi pada Manusia merupakan teori bagaimana manusia menerima, menyimpan, mengintegrasikan, mengambil dan menggunakan informasi1.

Sejarah:

Sejak penemuan pertama komputer, psikolog telah menggambarkan secara pararel hubungan antara komputer dan pikiran manusia, berbasis pemodelan memori (ingatan). Pemodelan yang mendominasi pada era 1970an dan 1980an adalah 3 komponen sistem pemrosesan informasi oleh Atkinson dan Shiffrin (1968, 1971)2, yang diinspirasikan oleh arsitektur perangkat keras komputer:

* Sensory Memory (STSS): Dianalogikan sebagai input device seperti keyboard atau peralatan seperti sistem pengenal suara.

* Short Term Memory (STM) atau memori sementara: Dianalogikan sebagai CPU atau RAM (Random Access Memory) . Manusia menurut Peterson and Peterson (1959) mempunyai memori sementara ini selama 15 sampai 30 detik, sedangkan Miller (1956) menemukan bahwa manusia mempunyai batas 7 ± 2 ‘bongkah’ informasi3.

* Long Term Memory (LTM) : Dianalogikan sebagai harddisk

atkinson-shiffrin memory model

atkinson-shiffrin memory model

Model ini menggambarkan informasi (input) sebagai sebuah arus dari ingatan (memory stream). Saat ini masih banyak variasi dari teori ini, seperti model pembelajaran multimedia oleh Mayer yang dipaparkan dibawah ini.

Prinsip pendekatan pada pemrosesan informasi:

Berdasarkan pada Huitt (2003)4, ada beberapa prinsip yang disetujui, yaitu

  • Sistem mental mempunyai keterbatasan, contohnya terjadi bottleneck pada arus dan pemrosesan informasi

  • Diperlukan sebuah mekanisme kontrol untuk mengawasi encoding, transformasi, pemrosesan, penyimpanan, pengambilan dan penggunaan informasi. Mekanisme ini sendiri memerlukan tenaga dan beragam tergantung kepada tingkat kesulitan tiap fungsi.

  • Ada 2 arah informasi. Sensor input digabung dengan informasi dari memori yang bertujuan untuk melakukan suatu hal / pekerjaan.

  • Manusia secara genetik telah disiapkan untuk memproses dan mengorganisasikan informasi dalam berbagai macam bentuk.

Teori kognitif dari pembelajaran multimedia (Cognitive theory of Multimedia Learning)

Teori ini berdasarkan pada keterbatasan memori sementara (Short Term Memory), dan memiliki beberapa ide utama (Mayer5), yaitu

  1. Dual coding – dimana penyajian dan pemrosesan informasi yang bersangkutan dengan materi verbal dan non verbal ditangani secara kognitif oleh subsistem yang berbeda (Clark & Paivio, 1991; Paivio, 1986).

  2. Dual processing – dalam memori yang bekerja terdapat audit independen dan memori visual (Baddeley, 1992)

  3. Limited capacity – dimana kapasitas pemrosesan dari manusia sangat terbatas (Chandler & Sweller, 1991).

  4. Active learning – yang berarti pembelajaran terjadi ketika manusia memilih, mengorganisir dan membangun koneksi dari informasi yang baru dengan pengetahuan yang sebelumnya (Mayer, 2001; Mayer & Moreno, 2003; Mayer & Wittrock, 1996).
model of multimedia learning

model of multimedia learning

Referensi:

1Human information processing. Edutechwiki. 23 August 2007. <http://edutechwiki.unige.ch/en/Human_information_processing>

2Atkinson-Shiffrin memory model. Wikipedia. 28 September 2009. <http://en.wikipedia.org/wiki/Atkinson-Shiffrin_memory_model>

3Miller, George A. The magical number seven, plus or minus two: some limits on our capacity for processing information. Psychological Review. Vol 63(2), Mar 1956, 81-97

4Huitt, W. The information processing approach to cognition. Educational Psychology Interactive. Valdosta, GA: Valdosta State University. 2003. <http://chiron.valdosta.edu/whuitt/col/cogsys/infoproc.html>

5Mayer, R. E.; R. Moreno. A Cognitive Theory of Multimedia Learning: Implications for Design Principles. 1998. <http://www.unm.edu/~moreno/PDFS/chi.pdf>

Gambar dari Wikipedia